KONSTITUSI

Posted: June 1, 2011 in Uncategorized

            Konstitusi pada umumnya bersifat kodifikasi yaitu sebuah dokumen yang berisian aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi pemerintahan negara. Namun menurut para ahli, konstitusi termasuk kedalam terjemahan politik atu kesepakatan politik yang bersifat tertulis dengan cara mengambil suatu keputusan, pengadilan dan kebijakan. Calt Schmitt  pengertian konstitusi  Yaitu konstitusi yang absolut : konstitusi yang mempunyai kesatuan organisasi yang mencakup tentang hukum dan semua organisasi yang terdapat dalam suatu negara. Konstitusi yang relatif yaitu konstitusi sebagai tuntutan dari golongan burjois agar haknya dapat dijamin oleh penguasa.

Konstitusi mempunyai tujuan tertentu yaitu:

  1. membatasi kekuasaan penguasa agar tidak bertindak sewenang-wenagnya maksudnya apabila tujuan dari pada konstitusi ini tidak berjalan dengan baik, maka bisa saja kekuasaan merejalela dan merugikan rakyatnya.
  2. Melindungi Ham melaksanakan haknya.
  3. Pedoman penyelenggaraan negara maksudnya, tanpa adanya pedoman konstitusi negara tidak akan kokoh.

nilai-nilai yang terdapat didalam konstitusi yaitu:

  1. Nilai normatif: suati konstitusi yang resmi diterima oleh suatu bangsa dimana bagi mereka tidak berlaku dalam hukum yang legal namun berlaku pada hukum yang real dimana dapat terlaksankan dengan efektif dan konsekuen.
  2. Nilai nominal: konstitusi yang berlaku menurut hukum namun tidak sempurna. (pasal yang terdapat dalam hukum tersebut tidak berlaku seutuhnya bagi bangsa)
  3. Nilai semantik: konstitusi yang hanya berlaku pada penguasa saja.

Kedudukan konstitusi dengan UUD sangatlah erat. Disebabkan adanya keterkaitan dengan kenegaraan bagi penguasa tentang aturan-aturan pokok tentang  ketatanegaraan sebagai hukum dasar bagi hukum yang tertinggi. Keterkaitan dasar negara dengan konstitusi terlihat pada gagasan dasar, cita-cita dan tujuan suatu negara yang tertuang pada pembukaan UUD suatu negara. Hal ini disebabkan sebagian dari pada konstitusi ada yang tertulis(dokumentary constiutution / writen constitution) dan konstitusi tidak tertulis (nondokumentary constitution). Begitu juga dengan suatu UUD negara yang telah tertulis dengan sah dan wajib dilaksanakan berdasarkan hukum yang telah diresmikan oleh suatu negara.

 

Konstitusi yang tidak tertulis sering juga disebut dengan konvensi. Dan konvensi mempunyai syarat-syarat tertentu dimana:

  1. Selalui diakui dan selalu digunakan dalam praktk ketatanegaraan.
  2. Tidak bertentangan dengan bunyi atau ketetapan suatu UUD
  3. Selalu memperhatikan pelaksanaan UUD.

Jika dilihat secarateoritis konstitusi dibedakan menjadi konstitusi politi: berisi tentang norma-norma dalam penyelenggaraan negara dan hubungan rakyat dan pemerintahan dalam suatu kekuasaan antar lembaga negara. Dan konstitusi sosial: mengandung cita-cita sosial, sistem sosial, sistem politik dan rumusan filosof negara yang ingin dikembangkan oleh bangsa itu sendiri. Konstitusi itu juga muncul apabila suatu bentuk pemerintahan dapat dijalankan secara demokrasi dengan memperhatikan kepentingan rakyat. Melindungi asas demokrasi Menciptakan kedaulatan tertinggi yang berada ditangan rakyat Untuk melaksanakan dasar negara Menentukan suatu hukum yang bersifat adil.

Comments
  1. mantrapp…….. tulisan@ bagusS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s