Politik Internasional dan Militer

Posted: June 26, 2011 in Uncategorized

Politik Internasional mempunyai teori-teori tertentu dalam upaya untuk mengembalikan komitmen terhadap aspek-aspek normatif dalam study. Teori politik juga berupaya agar manusia dapat mencapai pada status good life. Politik internasional juga tidak pernah membatasi teritorial pada suatu masyarakat. Politik internasional hanya sebagai pusat perhatian dimana ia hanya mengurus negara-negara dan kepentingan negara tersebut. Dimana politik internasional ini harus selalu memperhatikan politik bangsa-bangsa kecil yang sangat berpengaruh terutama bangsa negara yang memiliki hubungan dengan bangsa dan negaranya sendiri. Hal yang sangat berpengaruh adalah pengaruh politik dalam jangka pendek atau jangka panjang dalam suatu negara dan bangsa tersebut. Ilmu politik luar negeri ini sangatlah penting bagi setiap politikus, pemikir dan terutama para ulama dan harus menggulutinya. Dimana mereka tidak boleh membatasinya dengan persoalan-persoalan global dan kesimpulan-kesimpulan mengenai kaidah-kaidah tertentu saja atau garis-garis besarnya saja. Politik internasional sangat terantung pada kontak hubungan dan menempatkan orang-orangnya dalam sebuah tanggung jawab dalam menjalankan politik. Apabila ada kekuatan yang menakutkan, pemikiran polotik internasional ini akan berubah atau akan kembali bergantung pada politik itu sendiri dan pada militer. Dimana fungsi militer itu sendiri adalah untuk melindungi negaranya dalam serangan musuh atau ancaman dari negara lain. Para politikus militer ini juga sangat dibutuhkan terutama dalam melatih para militer dan adanya proses kerja sama dalam pemasaran senjata. Politik internasional juga berjalan dengan tindakan-tindakan para militer. Dimana militer selalu berupaya melindungi negaranya. Politik internasional yang bersangkutan dengan militer adalah mereka dimana adanya kerja sama dengan negara militer lain dengan tujuan ingin menghasilkan kemajuan negaranya tersebut dengan kemiliterannya. Aktivitas-aktivitas politik dan militer harus bisa memasuki dalam lingkaran kepedulian terhadap yang rinci-rinci dalam keadaan apapun. Maka apabila adanya kaki tangan musuh yang memasuki negara mereka, mereka harus tau dan jeli walau mereka dari negera muslim atau kafir sekalipun. Dan juga apabila terjadi kontak atau kegiatan-kegiatan politik, maka mereka juga harus mrngetahuinya lebih-lebih masalah yang masih tersimpan. Politik internasional yang berjalan dengan adanya orang yang kepanjangan tangan, atau diplomasi, atau berjalan dengan kegiatan-kegiatan politik atau tindakan-tindakan militer, kesemuanya harus diketahui secara rinci. Karena untuk mengetahui politik itu sendiri, dan juga harus mrngetahui niatan-niatan, tujuan-tujuan juga seluk beluk pernyataan dan tindakan juga hubungannya. Dan apabila yang rinci-rinci itu tidak diketahui atau tidak disampaikan kepada para militer negara, maka sangat mudah para kaki tangan kanan musuh untuk melakukan perlawanan atau penaklukan pada negara yang dituju.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s